Pernah kepikiran bikin jasket custom biar keliatan lebih keren dan pas banget di badan? Ya, jasket custom emang bisa bikin kita tampil lebih percaya diri, apalagi kalau acaranya resmi. Tapi hati-hati, kalau asal bikin, hasilnya bisa malah bikin nyesel. Makanya, ada beberapa hal penting yang wajib kamu obrolin dulu sama tukang jahit sebelum jahit dimulai.
Kalau semua udah jelas dari awal, jas impianmu bakal lebih sesuai sama harapan. Oke, langsung aja kita bahas apa aja yang harus kamu diskusiin ke tukang jahit.
Baca Juga : Jadi Tukang Jahit Ternyata Masih Menjanjikan, Nggak Kalah Sama Bisnis Lain
Tentuin Model Jasket yang Kamu Mau
Hal pertama tentu aja model. Banyak pilihan model jasket, tinggal pilih yang paling cocok sama gaya kamu:
Single Breasted: satu baris kancing, fleksibel buat formal atau semi-formal.
Double Breasted: dua baris kancing, keliatan lebih klasik dan resmi.
Slim Fit: lebih ngepas badan, modern banget.
Regular Fit: agak longgar, lebih nyaman buat semua tipe badan.
Tuxedo: pilihan aman buat acara super formal kayak nikahan.
Tips: bawain foto referensi ke tukang jahit biar nggak salah paham soal model.
Pilih Bahan yang Cocok
Bahan itu penting banget karena pengaruh ke kenyamanan sama look akhir jasket. Beberapa pilihan:
Wool: paling oke buat formal, awet, dan nyaman di segala cuaca.
Cotton: lebih adem, cocok buat semi-formal.
Linen: tipis dan adem, tapi gampang kusut.
Polyester: lebih murah, tapi kualitasnya standar.
Campuran (blended): biasanya kombinasi wool + polyester, lumayan balance.
Coba tanya tukang jahit soal plus minus tiap bahan biar nggak salah pilih.
Ukuran & Fitting Harus Pas
Inilah alasan utama kenapa banyak orang pilih jasket custom. Jadi pastiin tukang jahit ngukur detail banget. Hal-hal yang penting:
Lingkar dada jangan kegedean atau kesempitan.
Pinggang, apalagi kalau mau slim fit.
Panjang lengan biar nggak aneh.
Lebar bahu, ini krusial banget.
Panjang jas sesuai selera model.
Biasanya bakal ada fitting beberapa kali. Jangan sungkan buat protes kalau ada yang kurang pas.
Detail Jahitan & Kancing
Detail kecil bisa ngaruh besar ke hasil akhir. Hal yang bisa dibahas:
Mau jahitan tangan (lebih eksklusif) atau mesin (lebih cepat & murah).
Lapisan dalam (lining) biar lebih nyaman.
Pilihan kancing (plastik, logam, kayu).
Jumlah kancing sesuai model jas.
Kalau mau unik, bisa tambahin detail kayak monogram nama atau lining warna beda.
Baca Juga : Jadi Tukang Jahit Nggak Pernah Sepi, Malah Masih Bisa Hidup Enak
Warna yang Tepat
Warna juga nggak kalah penting. Beberapa pilihan umum:
Hitam: aman banget buat formal.
Navy: serbaguna, formal atau semi-formal bisa.
Abu-abu: netral, cocok buat kerjaan.
Coklat: kesannya hangat, lebih santai.
Biru muda/pastel: buat gaya modern.
Kalau mau satu jas buat banyak acara, pilih navy atau abu-abu.
Sesuai Kegunaan & Acara
Diskusiin juga jaket ini mau dipakai buat apa. Kalau buat kerja, pilih model formal yang simpel. Kalau buat nikahan, bisa lebih mewah dengan detail tambahan kayak satin di kerah.
Waktu & Biaya
Setiap tukang jahit beda-beda soal waktu pengerjaan. Biasanya 2–4 minggu. Jadi jangan dadakan ya.
Harga juga bisa beda, tergantung bahan, tingkat kesulitan, dan detail tambahan. Pastikan dari awal udah tanya estimasi harga biar nggak kaget.
Cara Ngerawat Jasket
Setelah jadi, jangan lupa tanya tukang jahit gimana cara rawatnya. Tips umum:
Pakai hanger yang bagus biar bentuk bahu nggak berubah.
Jangan sering-sering dicuci, cukup dry clean kalau perlu.
Simpan di tempat kering biar nggak jamuran.
Setrika dengan suhu rendah atau pakai steamer.
Kesimpulan
Bikin jasket custom itu bisa dibilang investasi buat penampilan. Tapi hasilnya bakal maksimal kalau kamu dari awal ngobrol jelas sama tukang jahit soal model, bahan, ukuran, detail, sampai biaya dan perawatan.
Dengan begitu, jasket yang kamu punya nggak cuma keren dipakai, tapi juga nyaman dan awet. Jadi jangan ragu, asal komunikasi lancar, hasilnya pasti bikin puas.